SMA NEGERI 8 BALIKPAPAN

Mencetak Poster Besar Dengan Printer IP

Posted on: 8 April 2009

Pernahkan terpikir dibenak anda untuk mencoba membuat Poster besar dengan printer di rumah kita..

Anda pasti sudah pernah melihat poster, bukan? Ukurannya bukan cuma 20 x 30cm alias 10R, tapi bisa mencapai 60 x 90cm. Poster-poster yang dijual biasanya dicetak menggunakan printer format besar (dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah “large format printer”).

Percayakah Anda kalau poster sebesar apa pun bisa Anda buat dengan printer inkjet yang sekarang ada di atas meja komputer Anda? Ya, printer berukuran A4 pun bisa dipakai untuk membuat poster.

Intinya begini. Sebuah gambar akan dipecah-pecah menjadi beberapa bagian dengan ukuran A4. Setelah itu, tiap bagian akan dicetak. Setelah semua tercetak, Anda tinggal gabungkan untuk menjadi sebuah poster yang utuh.

Ada hal yang harus benar-benar diperhatikan, yakni resolusi gambar yang akan dicetak jadi poster. Standarnya, untuk sebuah foto, 200 piksel atau 300 piksel sama dengan 1 inci. Artinya resolusi foto itu adalah 200 piksel per inci atau 300 piksel per inci.

Aturan itu berlaku untuk foto yang akan dicetak ukuran kecil, paling tidak sampai ukuran 12R. Foto-foto berukuran kecil akan dipandangi dari jarak dekat. Lain halnya dengan poster yang dilihat dari jarak jauh. Jadi, resolusi kecil pun tak akan masalah. Dengan kata lain, adanya sedikit noise akibat pembesaran bukanlah masalah. Toh, dari jarak jauh tak akan terlihat.

Anda bisa membuat foto berukuran 50×70 cm dengan foto 6 megapiksel (sekitar 2400×3000 piksel). Artinya foto itu memiliki resolusi kira-kira 100 piksel per inci. Hasilnya akan tetap mengagumkan. Tak berarti foto harus 6 megapiksel. Lebih kecil pun tak apa—apalagi lebih besar. Hanya saja, andai foto itu lebih kecil, noise akibat pembesaran akan semakin terlihat jelas.

Ada beberapa cara untuk mencetak poster dengan printer biasa. Anda bisa pakai Adobe Photoshop atau peranti lunak yang secara khusus dibuat untuk mencetak poster dengan printer biasa. Buat peranti lunak yang terakhir ini, PCplus mengunakan Posteriza yang bisa Anda peroleh dari http://www.posteriza.com.

Dengan Adobe Photoshop
Kalau Anda tidak punya internet untuk mengunduh Posteriza, Anda bisa pakai Adobe Photoshop. Posteriza secara otomatis membagi foto menjadi beberapa kotak. Di Photoshop, pembagian itu Anda buat sendiri.

Begini caranya untuk membuat poster berukuran 90×60 cm:
1. Buka foto dengan Adobe Photoshop— PCplus pakai Adobe Photoshop CS2.

2. Klik Crop Tool yang ada di dalam Tool Box. Kemudian, isikan propertinya—Width dengan 90, Height dengan 60 atau sebaliknya kalau foto Anda “berdiri”.

3. Crop gambar dengan cara menyeret Crop Tool pada gambar, lalu tekan [Enter]. Foto Anda pun sudah berukuran 90×60 cm.

4. Sekarang, bikin garis pandu. Munculkan penggaris—kalau belum muncul di layar. Caranya klik [View] > [Rulers].

5. Setelah penggaris muncul, klik dan tahan klik Anda pada penggaris vertikal yang ada di sebelah kiri, kemudian gerakkan mouse ke arah gambar. Muncullah garis yang dibentuk dengan titik-titik. Bawa garis itu ke angka 30 pada penggaris, lalu lepas klik. Kalau foto Anda “berdiri”, bawa garis ke angka 20. Lakukan sekali lagi, kali ini ke angka 60.

6. Klik dan tahan klik Anda pada penggaris horisontal yang ada di atas. Taruh garis di angka 20. Tarik garis lagi, kali ini letakkan di angka 40.

7. Klik Rectangular Marquee Tool di Tool Box. Isikan propertinya. Ubah “Style” jadi [Fixed Size], lalu isikan Width dengan 30 dan Height dengan 20.

8. Pada gambar, klik pada pojok kanan kiri atas sehingga muncul kotak dengan garis putus-putus. Pada keyboard, tekan [Ctrl] + [C] untuk melakukan penyalinan (copy). Lanjutkan dengan menekan [Ctrl] + [N] untuk membuat dokumen baru. Di jendela pembuatan dokumen baru, tekan [Enter] saja langsung. Setelah jendela dokumen baru terbuka, tekan [Ctrl] + [V] untuk melakukan paste. Ulangi langkah ini pada setiap kotak.

9. Kalau bagian sudah dipecah, buka salah satu bagian. Klik [File] > [Print With Preview].

10. Kalau foto Anda horisontal, klik [Page Setup]. Di bagian “Orientation” pilih [Landscape]. Pastikan juga kertas yang Anda gunakan adalah kertas A4 pada bagian “Paper”.

11. Klik [Print]. Lakukan hal yang sama pada semua bagian gambar.



lanjutan…
Pakai Posteriza!
Cara ini lebih mudah ketimbang dengan Adobe Photoshop karena dilakukan dengan otomatis. Posteriza merupakan sebuah peranti lunak gratisan yang membantu pembuatan poster. Langsung saja.

Begini cara pakainya:
1. Jalankan Posteriza.

2. Klik ikon [New].

3. Beri tanda centang pada [With Photo], lalu klik tombol [Open Image]. Pilih foto, lalu klik [Open].

4. Klik tab [Text]. Hapus tanda centang pada [With Text].

5. Klik tab [Size]. Lalu, aturlah jumlah gambar yang akan dicetak dengan mengisikan Width dan Height dalam satuan halaman.

6. Klik [Apply].

7. Klik [Print] kalau sudah selesai.

Minta Tolong Bikin Poster Secara Online

Cara ini lebih mudah lagi. Anda bisa minta tolong pada situs web Block Posters untuk membelah foto. Block Posters beralamat di http://www.blockposters.com. Situs web ini betul-betul gratis!

Cara pakainya begini:
1. Kunjungi situs web Block Posters.

2. Klik [Step 1] yakni untuk mengunggah (upload) gambar.

3. Di halaman yang muncul, klik [Telusuri] atau [Browse] kalau browser Anda pakai bahasa Inggris. Klik [Continue] untuk beranjak ke langkah berikutnya. Tunggu sebentar sampai gambar Anda selesai diunggah.

4. Berikutnya, atur jumlah halaman, orientasi (landscape atau portrait), dan ukuran kertas. Klik [Continue].

5. Langkah ketiga meminta Anda mengunduh file PDF berisi belahan-belahan gambar Anda. Klik saja link [Click here to download a PDF file containing your images].

6. Bukalah file PDF yang dikirimkan Block Posters. Cetak file PDF itu.

TIP: Bikin Kertas Pembungkus Kado
Anda bisa kreatif lagi dengan menggunakan tutorial yang kurang lebih mirip dengan pembuatan poster. Anda bisa membuat kertas kado untuk membungkus kado spesial untuk orang yang spesial. Bungkus kado itu akan terbuat dari kolase.

Berikut adalah caranya:
1. Buka Adobe Photoshop.

2. Buatlah dokumen baru berukuran 50 x 60cm—atau ukuran lain sesuai keperluan Anda.

3. Masukkan foto pertama dan atur posisinya berikut ukurannya.

4. Masukkan foto berikutnya sehingga jadilah sebuah kolase.

5. Cetak kolase itu dengan cara yang sama dengan mencetak poster. Lihat artikel “Cetak Poster Sendiri” untuk mengetahui cara mencetak poster.

2 Tanggapan to "Mencetak Poster Besar Dengan Printer IP"

wahh..
mank bisa yahh,,
tapi kren.btw sapa yang bikin ini blog..

yang bikin blog saya…, (hihihi ngapusi, jangan dipercaya!)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

RSS Berita Terbaru

  • Seputar Open Source 29 April 2009
    Seputar Open Source 1. Sistem Operasi Tugas utama dari sebuah sistem operasi adalah menyediakan interface (antarmuka) antara aplikasi user dan hardware (perangkat keras) komputer. Aplikasi user adalah program yang ditulis untuk membantu pengguna dalam menyelesaikan pekerjaannya seperti program akuntansi, pemrosesan data, perangkat lunak database, manajemen s […]
    SMA NEGERI 8 BALIKPAPAN
  • Membuat Linux Live Cd 29 April 2009
    Membuat Linux Live Cd 1. Installasi Dalam installasi ini yang harus diperhatikan adalah paket-paket yang diinstall (digunakan) dalam artian bahwa paket yang dinstall hanya yang akan digunakan dan tidak menginstall paket-paket yang tidak digunakan, ini bertujuan supaya paket yang diinstall tidak memakan space hardisk terlalu besar karena jika space hardisk ya […]
    SMA NEGERI 8 BALIKPAPAN
  • bunyi aneh pas kita BOOTING !!! 25 April 2009
    bunyi aneh pas kita BOOTING !!! BIOS jadi cerewet dengan ngeluarin bunyi tiiit…tiiit…tiiiiiiiiiiiiitttttt…DOOR!!! BIOS bisa disebut sebagai system operasi hardware pertama yang terpasang pada mainboard berbentuk chip hitam dengan spesifikasi yang berbeda-beda pada masing-masing mainboard. Saat komputer dihidupkan, BIOS melakukan POST (power-on self test). PO […]
    SMA NEGERI 8 BALIKPAPAN
%d blogger menyukai ini: